Senin, 10 Oktober 2011

Memompa Otak



Pikiran kita memiliki kekuatan luar biasa. Namun saya ternyata kebanyakan orang belum mengoptimalkan pikirannya. Konon, menurut penelitian di Amerika, kita menggunakan otak rata-rata dibawah 10% saja dari semua kapasita otak. Entah dengan di Indonesia, mungkin lebih kecil lagi sampai muncul anekdot bahwa otak orang Indonesia termasuk otak paling mahal sebab jarang digunakan. Jika penelitian dia Amerika sudah bisa mewakili kita semua, berarti kita bisa melipat gandakan kemampuan otak kita. Kita bisa mendua kali lipatkan kemampuan otak kita. Karena secara kapasitas kita masih mampu menggandakan kemampuan otak kita.
Lalu bagaimana cara menggandakan kemampuan otak kita? Kita perlu terus mengasahnya dan menggunakanya. Seperti pisau, jika tidak digunakan akan berkarat. Begitu juga dengan otak, jika kita jarang menggunakannya maka otak kita bisa tumpul juga. Sebagai bukti, kita begitu hafal surat Al Fatihah sebab kita membacanya setiap hari sebanyak minimal 17 kali. Namun bagaimana dengan surat lain yang jarang dibaca?
Otak kita akan bekerja dengan lebih tajam jika kita memberikan tujuan kepada otak kita dengan jelas. Tentukan tujuan yang jelas, spesifik, dan pasti, maka otak kita akan bekerja lebih tajam dalam menemukan cara mencapai solusi kita. Otak kita akan menyaring dan menarik semua informasi yang ada dalam pikiranbawah sadar kita, bahkan sekali pun kita tertidur. Jika otak kita sudah diberi tujuan yang jelas, spesifik, dan pasti, saat kita masih tidur otak kita akan bekerja untuk mencari solusi.
Suatu malam sebelum tidur, setelah membaca do’a akan tidur saya memikirkan solusi bagaimana mempercepat bisnis saya. Suatu kejaiban saat saya bangun, satu kata yang muncul di kepala saya adalah “silaturrahim”. Awalnya saya tidak sadar mengapa tiba-tiba muncul kata tersebut, dan ternyata itu jawaban dari pertanyaan yang saya ajukan sebelum tidur. Saya memang seringkali mendapatkan ide saat bangun tidur sebab saya mencari solusi sebelum tidur. Saya biarkan otak saya dengan bantuan Allah memberikan jawaban kepada saya. Sering kali ide atau jawaban yang muncul begitu aneh, namun saya tetap yakin bahwa itu adalah jawabannya berdasarkan pikiran bawah sadar kita.
Langkah kedua setelah kita menetapkan tujuan, maka kita harus fokus dengan tujuan tersebut. Semakin kita fokus maka akan semakin cepat solusi datang. Fokus bukan berarti kita memikirkan “bagaimana caranya”, tetapi kita fokus pada tujuan akhir. Biarkan otak kita dengan suatu mekanisme otomatisnya mencari jawaban untuk kita. Justru jika kita fokus kepada “bagaimana caranya” akan emngaburkan tujuan kita, dan pikiran tidak mendapatkan input yang benar. Jika kita fokus pada hasil akhir, maka ide-ide untuk menjawab bagaimana caranya akan muncul dengan sendirinya.
Jadi untuk memompa kekuatan pikiran kita, mulailah dengan menetapkan tujuan Anda dengan jelas, spesifik, dan pasti. Langkah kedua, pertahankan gambaran tentang tujuan Anda dalam pikiran Anda. Fokuslah pada hasil akhir, bukan pada proses. Rilekslah, biarkan pikiran Anda bekerja untuk menggali berbagai informasi yang paling dalam pada pikiran bawah sadar Anda.

1 komentar: