Senin, 10 Oktober 2011

Kekuatan Bertanya

Kreativitas Anda akan bangkit saat Anda memiliki sebuah pertanyaan. Pertanyaan yang salah akan memberikan jawaban yang salah. Coba bandingkan dua pertanyaan sebagai respon terhadap suatu musibah. Pertanyaan pertama, “Mengapa ini terjadi pada saya?”. Pertanyaan kedua, “Apa hikmah besar dari musibah ini?”. Kedua pertanyaan ini adalah sama-sama respon terhadap musibah, namun akan memberikan dampak yang berbeda.
Kita ini begitu pandai dan kreatif dalam menjawab sebuah pertanyaan. Sebagai bukti, untuk berdalih atau mencari-cari alasan kita sungguh kreatif. Lalu, kenapa kepandaian kita tidak digunakan untuk hal yang positif? Anda bisa menggunakan kepandaian Anda untuk hal yang positif dengan cara mengubah pertanyaan Anda.
Sebagai contoh, saat Anda mengalami kegagalan, Anda bisa bertanya,
“Apa penyebab kegagalan ini selain dari saya?”
Apa jawaban yang akan muncul? Yah tentu saja berbagai alasan mengapa Anda gagal. Lebih parah lagi alasan itu berpusat pada apa yang ada di luar diri Anda. Tidak ada manfaat sama sekali kecuali pembelaan yang seolah berarti, padahal sama sekali tidak memberikan arti. Anda gagal dan akan tetap akan gagal karena tidak ada perubahan.

Memompa Otak



Pikiran kita memiliki kekuatan luar biasa. Namun saya ternyata kebanyakan orang belum mengoptimalkan pikirannya. Konon, menurut penelitian di Amerika, kita menggunakan otak rata-rata dibawah 10% saja dari semua kapasita otak. Entah dengan di Indonesia, mungkin lebih kecil lagi sampai muncul anekdot bahwa otak orang Indonesia termasuk otak paling mahal sebab jarang digunakan. Jika penelitian dia Amerika sudah bisa mewakili kita semua, berarti kita bisa melipat gandakan kemampuan otak kita. Kita bisa mendua kali lipatkan kemampuan otak kita. Karena secara kapasitas kita masih mampu menggandakan kemampuan otak kita.
Lalu bagaimana cara menggandakan kemampuan otak kita? Kita perlu terus mengasahnya dan menggunakanya. Seperti pisau, jika tidak digunakan akan berkarat. Begitu juga dengan otak, jika kita jarang menggunakannya maka otak kita bisa tumpul juga. Sebagai bukti, kita begitu hafal surat Al Fatihah sebab kita membacanya setiap hari sebanyak minimal 17 kali. Namun bagaimana dengan surat lain yang jarang dibaca?

Kekuatan Untuk menjalani Hidup

Setiap perjalanan akan selalu memerlukan kekuatan. Sebuah mobil tidak akan berjalan jika tidak memilikikekuatan untuk membawa beban dirinya. Begitu juga dengan manusia, agar bisa menjalani hidupnya memerlukan sebuahkekuatan.
Seberapa besarkah kekuatan yang dibutuhkan oleh manusia agar sanggup menjalani hidupnya dengan baik? Kita tidak pernah tahu, namun yang jelas adalah potensi yang sudah kita miliki plus pertolongan dan bantuan Allah, kita dijamin akan sanggup menjalani hidup dengan beban sebesar apa pun.
Allah sudah menjamin hal ini, meski kekuatan manusia memang terbatas, tetapi semua beban yang kita hadapi masih berada dibawah kemampuan manusia itu.
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS. Al Baqarah: 286)

Pemberantasan Korupsi Hanya Ilusi

Komitemen pemerintahan SBY- Boediono tentang pemberantasan korupsi dinegeri ini masih menjadi sebuah pertanyaan besar, betapa tidak semangat yang berkobar diawal pemerintahan SBY yang lalu terasa kehilangan rohnya. Dimana diawal dibentuknya KPK oleh SBY, lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai momok yang menakutkan bagi para koruptor kelas kakap. Sehingga beberapa kalangan sempat meragukan eksistensi lembaga pemberantasan korupsi ini bisa berjalan mulus. Yang tidak kala menariknya lembaga penegak hukum merasa kewenangannya diambil alih oleh KPK. Setelah berjalannya waktu KPK yang dulunya menjadi harapan masyarakat sebagai satu-satunya lembaga yang bersih dari kepentigan elit politik ternodai dengan kasus yang menerpa Ketua KPK Antasari Azhar sebagai otak dibalik terbunuhnya Nazaruddin Syamsudin yang menjabat sebagai Direktur Putra Rajawali Bandaran. Dari peristiwa terbertik anggapan bahwa kasus yang menimpa Antasari merupakan Konspirasi orang-orang tertentu untuk menggombosi tubuh KPK. Mengacu pada draft revisi UU Tipikor yang diterima, Koordinator Bidang Hukum Lembaga Swadaya Masyarakat Indonesia Coruption Watch (ICW), Febridiansyah berpendapat dalam Revisi UU Tipikor tersebut, Pemerintah menghilangkan Pasal 2 UU Tipikor No.31 Tahun 1999. “ Menghilangnya pasal yang paling banyak digunakan aparat penegak hukum dalam menjerat koruptor. Pemberantasan korupsi dibawah kepemimpinan Presiden SBY hanya sebagai ilusi”. Ujar Febri dalam acara jumpa pers yang digelar di kantor ICW Jakarta

Mencari sang Arsitek

Setelah lima belas abad kemudian,Islam menjadi fenomena sejarah sebagai sebuah peradaban terbesar yang pernah ada dan masih ada hingga saat ini.islam terbesar di seluruh pelosok dunia; dari Aljir sampai di jakarta, dengan jumlah pemeluk sekitar 1,3 milyar manusia atau sekitar seperlima dari total jumlah manusia yang menghuni bumi ini. apabila Rasulullah SAW meninggal lebih dari 125 ribu orang maka dari merekalah sesungguhnya Islam berkembang ke seluruh pelosok dunia
Peradaban selalu bermula dari gagasan. Peradaban besar selalu dari gagasan-gagasan besar. Gagasan-gagasan  besar selalu lahir dari akal-akal raksasa. Begitulah kejadiannya,jumlah sahabat yang ditinggalkan Rasulullah SAW memang sedikit,tetapi mereka membawa semangat dan kesadaran sebagai pembangun peradaban dan membawa talenta sebagai arsitek peradaban.

Anda Memilki Kekuatan Besar


Allah sudah memberikankekuatan luar biasa kepada manusia. Satu dalil yang selalu memberi saya semangat adalah,
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (QS Al Baqarah:286)
Saat kita melihat atau merasakan beban begitu berat, namun berdasarkan ayat diatas, itu semua PASTI sesuai dengan kemampuan kita. Ini menunjukan bahwa kita sebenarnya memiliki kekuatan dahsyat dalam diri untuk menghadapi sebesar apa pun beban yang kita hadapi. Ini harus kita yakini, dan sebagai seorang yang beriman, pasti tidak akan pernah ragu sedikit pun apa yang dikatakan Al Quran.
Langkah pertama untuk membangkitkan kekuatan dalam diri Anda, ialah yakin bahwa kekuatan itu ada. Jika tidak yakin, Anda tidak akan pernah bisa membangkitkan kekuatan tersebut. Jadi yakinlah bahwa Anda memiliki kekuatan yang besar, lebih besar dibandingkan dengan beban yang Anda hadapi.